Fakta-Fakta Pembunuhan Guru Ngaji di Bogor
Dugaan adanya kekerasan seksual muncul karena korban ditemukan tewas dalam kondisi tanpa busana. Namun polisi menemukan pakaian korban di sumur tersebut.
"Pelaku mengaku tidak melakukannya (kekerasan seksual). Pelaku hanya berpikiran langsung memasukkan korban ke sumur. Dia ingat ada sumur di belakang rumah korban," ucap Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil di Mapolsek Cibinong, Rabu (4/11/2020).
Kadek mengatakan pakaian korban diduga terlepas saat jenazah sudah di dalam sumur. Apalagi waktu perkiraan terjadi pembunuhan dan penemuan berjarak dua hari.
4. Pembunuhan Guru Ngaji Direncanakan Pelaku
Pelaku pembunuhan sadis guru ngaji di Cibinong, Bogor telah merencanakan aksinya sejak sebulan yang lalu. Pelaku berinisial K alias A menghabisi nyawa korban karena sakit hati ditagih utang.
"Sudah direncanakan," kata Kapolsek Cibinong AKP I Kadek Vemil, kepada wartawan, Rabu (4/11/2020).
Saat menggali keterangan, kata Kadek, pelaku mengakui berencana membunuh guru ngaji tersebut sejak Oktober 2020. Pelaku baru mendapat kesempatan saat melihat korban perempuan bernama Athiqotul Mahya (28) tersebut pulang bersama dua anaknya usai menghadiri Maulid Nabi Muhammad pada 1 November.
Editor: Faieq Hidayat