Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penyebab Laka Maut Elf Tabrak Truk di Tol Cipali yang Tewaskan 10 Orang Masih Misteri
Advertisement . Scroll to see content

Elf Tabrak Truk di Tol Cipali yang Tewaskan 10 Orang Diduga Travel Bodong

Selasa, 01 Desember 2020 - 12:58:00 WIB
Elf Tabrak Truk di Tol Cipali yang Tewaskan 10 Orang Diduga Travel Bodong
Bangkai travel diduga bodong karena berpelat nomor warna hitam di Gerbang Tol Cikampek dalam keadaan ringsek. Pihak kepolisian pun menelusuri kepemilikan travel maut tersebut. (Foto: Asep Supiandi)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id – Minibus elf nopol G 1261 D yang menabrak truk tronton di Km 78 Tol Cipali jalur A dari arah barat ke timur, ternyata angkutan umum ilegal alias bodong. Sebab, dokumen dan plat nomor kendaraan itu milik pribadi bukan untuk mengangkut penumpang.

Artinya, elf ini tak memiliki izin sebagai travel dan mengangkut penumpang baik dalam kota maupun luar kota. Fakta tersebut ditemukan polisi setelah melakukan penyelidikan intensif terhadap kasus kecelakaan maut di wilayah Desa Cimahi, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Jawa Barat, yang menewaskan 10 penumpang beserta sopirnya itu.

“Kami sudah menelusuri ke setiap travel. Informasinya sempat buntu. Ternyata diketahui kendaraan tersebut berplat hitam. Dugaannya travel tersebut bisa dikatakan tidak resmi,” kata Kepala Satuan Lalu Lintas (Kastlantas) Polres Purwakarta AKP Toto, Selasa (1/12/2020).

Satlantas Polres Purwakarta, ujar AKP Toto, terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kecelakaan dan mencari pemilik elf maut tersebut. Hingga saat ini, kepolisian belum menetapkan tersangka dari insiden maut itu. “Ini kan masih penyelidikan tahap dua, belum ke penyidikan,” ujar AKP Toto.

Kasatlantas Polres Purwakata menuturkan, petugas Unit Lakalantas akan meminta keterangan dari pemilik dan sopir truk yang terlibat kecelakaan, yakni Hino tronton B 1857 GC dan Hino trailler B 9010 UEJ. Hanya saja yang tadinya diagendakan hari ini ditunda jadi besok.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut