Ebenz Burgerkill Nyaris Dipukul Popor Senapan M16 saat Konser Megadeth di Medan
Konser Megadeth adalah konser metal pertama di Indonesia setelah sekitar 7 atau 8 tahun larangan pergelaran musik cadas, pascakonser Metalica pada 1993 yang rusuh itu. Selama 7-8 tahun, pemerintah melarang konser musik metal di seluruh Indonesia.
Saat konser Megadeth di Medan, Wendi dan Ebenz melihat banyak polisi berjaga di depan panggung sambil memegang senjata.
"Tapi yang bikin saya teringat banget karena saat konser itu kan polisi-polisi di sana yang menjaga tuh banyak bawa senjat di depan panggung. Ada anak-anak metal yang biasa lha ya headbang, slam dance gitu," tutur Wendi.
"Nah ada polisi gitu yang kayak mau mukulin penonton yang berbuat itu. Padahal itu kan ekspresi dalam musik ya. Nah, Ebenz ngebantuin penonton ini gitu. 'Woi jangan kekerasan' gitu ya (teriak Ebenz ke polisi)," ucapnya.
Saat itu, polisi hampir memukul Ebenz menggunakan senapan M16. Namun, hal tersebut berhasil dihindari berkat Wendi yang segera menarik Ebenz.
"Saya tarik. Kalau nggak saya tarik mungkin sudah kena (pukul popor senapan M16) jidatnya itu ya. Marah-marah dia. Tapi saya bilang 'tenang-tenang Ben'. Dia (Ebenz) marah-marah lha sama polisi," ujar Wendi.
Diberitakan sebelumnya, Ebenz meninggal dunia Jumat (3/9/2021) sekitar pukul 15.59 WIB di RS Bungsu, Jalan Veteran, Kota Bandung. Sebelumnya, almarhum jatuh pingsan saat tampil di acara musik bersama manajemen Rocket Rockers di Jalan Gudang Selatan.
Editor: Agus Warsudi