Duh, Vaksinasi Pelajar di Kabupaten Bandung Masih Sangat Rendah
Sahrul mengatakan, untuk mempercepat program vaksinasi pelajar, termasuk masyarakat umum di Kabupaten Bandung, Pemkab Bandung melobi pihak industri yang banyak tersebar di Kabupaten Bandung hingga menggandeng berbagai instansi dan organisasi untuk ikut terlibat menyelenggarakan vaksinasi.
"Saya lagi ngetok-ngetok industri agar mereka ikut terlibat. Saya berharap kepedulian pihak industri karena mereka telah mendapat banyak manfaat dan kini saatnya berbagi kepada masyarakat Kabupaten Bandung," ucap Sahrul.
Tidak hanya itu, agar pihak industri, termasuk instansi lain ikut terlibat menyelenggarakan vaksinasi, Sahrul juga menggandeng Jabar Quick Respons (JQR), organisasi kemanusiaan bentukan Gubernur Jabar Ridwan Kamil. "Mungkin trust mereka (industri dan instansi lain) kurang, makanya saya ajak JQR sebagai guarantie," ujar Wabup Bandung.
Sahrul menuturkan juga menegaskan bahwa program vaksinasi harus mampu melibatkan banyak pihak agar kekebalan kelompok atau herd immunity di Kabupaten Bandung segera terbentuk.
"Saya mengakui masih banyak kelemahan dan kami harus akui dengan populasi (jumlah penduduk Kabupaten Bandung) yang luar biasa, masih banyak yang belum menerima vaksin. Kami tidak boleh abai, semua pihak harus bahu membahu," tutur Sahrul.