Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ribuan Kendaraan Tinggalkan Bandung Hindari Puncak Arus Balik Libur Panjang
Advertisement . Scroll to see content

Duh, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Indonesia 20 Tahun Tertinggal dari Malaysia

Rabu, 24 November 2021 - 09:21:00 WIB
Duh, Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi di Indonesia 20 Tahun Tertinggal dari Malaysia
Keterampilan berpikir tingkat tinggi pelajar di Indonesia jauh tertinggal dari Malaysia. (Foto: Ilustrasi/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pembelajaran berbasis keterampilan berpikir tingkat tinggi (KBTT) di Indonesia dinilai 20 tahun tertinggal dari negara tetangga Malaysia. Penerapan KBTT pada Kurikulum 2013 belum maksimal akibat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) pengajar atau guru.

Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Profesor Dadang Dahlan mengatakan, di Malaysia, KBTT telah dilakukan sejak era 90-an. Sementara, Indonesia baru saja menerapkan KBTT dalam Kurikulum 2013. 

"Indonesia relatif tertinggal selama 20 tahun jika dibandingkan Malaysia dalam hal pembinaan keterampilan berpikir tingkat tinggi," kata Prof Dadang Dahlan, Rabu (24/11/2021). 

Sebenarnya, ujar Prof Dadang, penerapan KBTT di Indonesia dikenal secara meluas sejak diberlakukannya Kurikulum 2013. Sejumlah panduan dan pedoman telah dibuat untuk dijadikan acuan dalam pembelajaran dan penilaian berbasis KBTT.

"Setelah diberlakukan Kurikulum 2013, kenyataan di lapangan menunjukan pembelajaran ekonomi di sekolah masih mengalami kendala dalam pengembangan KBTT, baik dalam aktivitas pembelajaran maupun penilaian hasil belajar," ujar Prof Dadang, satu dari 7 guru besar yang dikukuhkan UPI pada 2021.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut