Duh, Atap Masjid Kuno Bondan di Indramayu Berusia 600 Tahun Mulai Lapuk
"Kami sudah mengajukan laporan ke kantor pusat untuk dilakukan renovasi. Kalau tidak ada halangan kemungkinan bisa dilakukan renovasi pada 2023," ujar Mistara.
Selain melakukan renovasi terhadap atap masjid, ujar Mistara, BPCB Banten juga berencana melakukan rekontruksi bangunan masjid yang terbuat dari tembok untuk dikembalikan ke bentuk asli menggunakan material kayu. "Saat ini yang masih asli hanya bagian utama untuk sholat," ujar Mistara.
Sekadar untuk diketahui, Masjid Kuno Bondan dikaitkan dengan Syech Datul Kahfi menyebarkan Islam di wilayah Indramayu. Semula penduduk Bondan memeluk agama lain. Dikutip dari kebudayaan.kemdikbud.go.id, setelah Syech Datul Kahfi mengalahkan pimpinan agama di kawasan itu, akhirnya warga berbondong-bondong memeluk agama Islam.
Lantaran banyak warga yang memeluk Islam, Syekh Datul Kahfi mendirikan sebuah masjid sebagai tempat untuk sholat berjamaah dan kegiatan keagamaan lainnya, seperti mengaji Alquran.
Akhirnya, pada 1414 Masehi, disepakati untuk mendirikan sebuah masjid yang letaknya tidak jauh dari Sungai Cimanuk di Desa Bondan Barat. Konon, pembangunan masjid tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 1 malam.
Keesokan harinya, Syekh Datul Kahfi membuat bedug dari kayu Sidaguri yang bila ditabuh bisa terdengar sampai Cirebon. Sampai sekarang masjid tersebut dinamai “Masjid Darus Sajidin Bondan” (Masjid Kuno Bondan) dan masih difungsikan. Namun sayang, bedug Sidaguri telah hilang.
Editor: Agus Warsudi