Karena korban melawan, pelaku sempat akan membacok korban. Namun, tiba-tiba ada pengendara sepeda motor yang lewat dan menabrak pelaku. Pelaku yang belum diketahui identitasnya akhirnya kabur arah Cibarusah, setelah sebelumnya membuang senjata tajam di TKP.
Duel Maut di Minahasa Utara, Satu Tewas dan Satu Lagi Kritis
“Begitu korban mau dibacok lagi, ada pengendara yang menabrak sehingga pelakunya jatuh. Setelah itu, penabrak kabur, pelaku yang membacok juga kabur. Celurit ditinggalkan di jalan,” kata Kisman.
Sementara Kapolsek Cibarusah AKP Sukarman memastikan, dua pelajar yang terlibat perkelahian itu berasal dari sekolah yang berbeda. Namun, polisi belum mengetahui pasti pemicu duel.
Menurut keterangan korban kepada polisi, dia membawa senjata tajam celurit dari rumah dan diturunkan ke salah satu sekolah. Korban melihat seorang pelajar yang mengendarai motor, lalu menantangnya dengan menunjukkan celurit yang dia bawa. Pelaku akhirnya turun dan terlibat duel dengan korban hingga tangannya putus terkena tebasan.
“Korban mengaku sama sekali tidak mengenal pelaku. Tapi korban awalnya yang sudah membawa senjata tajam tiba-tiba menunjukkan senjata tajam ke arah pelajar yang naik sepeda motor, istilahnya dia sengaja menantang, tidak peduli dia siapa,“ ujar Sukarman.
Sementara itu dari hasil olah tempat kejadian perkar (TKP), polisi telah mengamankan barang bukti berupa dua senjata tajam jenis celurit dan tas korban saat perkelahian pelajar. Sementara pelaku hingga kini masih dalam pengejaran petugas Polsek Cibarusah dan Mapolres Metro Bekasi.
Editor: Maria Christina