Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Di Tengah Pandemi Covid-19, Ekonomi Jabar Triwulan II 2021 Tumbuh 6,13 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Dongkrak Pembangunan, Jabar Selatan Bakal Diguyur Rp157 Triliun 

Kamis, 12 Agustus 2021 - 10:41:00 WIB
Dongkrak Pembangunan, Jabar Selatan Bakal Diguyur Rp157 Triliun 
Diskusi Kelompok Terpumpun virtual bertema Pengembangan Wilayah Jawa Barat. (Foto: Istimewa) 
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah dongkrak pembangunan kawasan Jawa Barat selatan dengan anggaran Rp157 triliun melalui 80 program yang bakal digulirkan. Program pembangunan itu nantinya fokus pada konsep pengembangan wilayah terpadu berbasis sumber daya alam.

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jabar Ferry Sofwan Arif mengatakan, konsep pengembangan terpadu diharapkan dapat menghasilkan spread-effect yang akan memberikan pengaruh positif antarwilayah yang dapat menghasilkan keseimbangan pembangunan wilayah. Hal tersebut memanfaatkan potensi dari tiga sektor yang ada di wilayah tersebut, yakni agribisnis, perikanan, dan pariwisata.

Jabar selatan memiliki potensi yang besar, namun disisi lain juga memiliki sejumlah keterbatasan. Laju pertumbuhan ekonomi di Jabar selatan masih terbatas,” katanya saat membuka Diskusi Kelompok Terpumpun virtual bertema Pengembangan Wilayah Jawa Barat, dalam siaran persnya, Kamis (12/8/2021).

Kegiatan yang merupakan sinergi antara Bappeda Jabar, BUMN Center Universitas Padjadjaran, Institut Transportasi Logistik (ITL) Trisakti, dan Kantor Perwakilan BI Jabar tersebut menghadirkan pembicara Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Jabar Ady Rachmat, Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi, DPMPTSP Jabar Deni Rusyana, Kepala Pusat Kajian Sistem dan Kebijakan Institut Transportasi dan Logistik Trisakti Suripno, dan akademisi Unpad Yayan Satyakti.

Ady Rahmat memaparkan untuk percepatan pembangunan kawasan Jabar selatan terdapat 80 program yang disiapkan dengan total dana yang dibutuhkan Rp157 triliun. Program tersebut terbagi dalam dua tahap, yakni tahap I (rampung 2024) dan tahap II (rampung 2030). Program ini terdiri dari sektor pariwisata (9 program), kelautan perikanan (8 program), agribisnis (4 program), dan infrastruktur (59 program).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut