Disaksikan KSAD, 320 Eks Anggota NII Deklarasi Setia kepada NKRI di Makodam Siliwangi
"Kita bersatu, fondasi kebhinekaan, tiangnya persatuan dan kesatuan. Atapnya adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Kita akan terus maju," ujar Jenderal TNI Dudung Abdurachman.
Sementara itu, Rustana Adi, mantan anggota NII KW 7 mengatakan, deklarasi setia kepada NKRI dan mencabut baiat NII di Makodam III Siliwangi, dilakukan oleh ratusan mantan anggota NII dari seluruh Jawa Barat.
"Alasannya, semakin terbuka mana yang hak mana yang batil. Ternyata, Panji Gumilang banyak kebohongannya. Mereka, mantan anggota NII kecewa dan kembali ke NKRI. Selama ini mereka disengsarakan di NII," kata Rustana Adi.
Menurut Rustana Adi, para eks NII yang mencabut baiat dan deklrasi kembali ke NKRI, mereka pengikut Komandemen Wilayah (KW) 7 adan KW 9. Kebanyakan yang KW 9 pengikut Panji Gumilang di Al Zaytun. "Setelah ini berlanjut ada kegiatan pengembangan ekonomi, konsolidasi, dan deradikalisasi," ujar Rustana Adi.
Syailendra Adi Sapta mengatakan, dirinya adalah mantan nara pidana terorisme (napiter) yang ditangkap di Aceh pada 2010. Syailendra bergabung dengan NII KW 9 sejak 1997 tapi bukan pengikut Panji Gumilang. Syailendra memutuskan kembali ke NKRI karena setelah berpikir dan membuka diri menerima wawasan lain, ternyata, akidah yang selama ini dianut NII KW 9 meleset dan keluar dari syariat.
"Pancasila seusai dengan syariat Islam. NKRI harga mati. Kami mengapresiasi acara deklrasi ini. Kami mengucapkan terima kasih kepada KSAD. Kami dihargai, diakui, dan diterima," kata Syailendra.
Editor: Agus Warsudi