Dinsos Jabar Terapkan Program Pemagangan agar PSK Tak Kembali Jajakan Diri seusai Dibina
Terlebih mereka yang masih berusia muda dan masih punya nilai jual. "Kalau itu terjadi, bukan semata-mata karena kegagalan saat pembinaan di panti rehabilitasi. Karena faktor penyebabnya banyak dan yang paling dominan adalah lingkungan terdekat," ujar Dodo.
Untuk itu ke depan, tutur Kadinsos Jabar, dinsos akan mencoba program pemagangan dan ada pola orang tua asuh. Jadi seusai dibina di tempat rehabilitasi, mereka dimagangkan beberapa bulan dengan pengawasan orang tua asuh. Sehingga bisa mendapatkan penghasilan dan ketika dilepas sudah mandiri.
Pola seperti itu sudah berhasil dicoba ke gelandangan dan pengemis yang dibina dan dikontrak melalui program unggulan yang ada di Dinsos Jabar. Terbukti sudah banyak yang berhasil, kehidupannya berubah secara ekonomi sehingga mereka sudah tidak mau lagi kembali ke jalanan.
Seperti yang dilakukan di Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja di Lembang. Di tempat itu dilakukan berbagai kegiatan seperti membuka usaha barber shop, membatik, melukis, menjadi desainer, dan alih profesi lainnya. Sehingga mitra binaan bisa mandiri karena menghasilkan secara ekonomi.
"Ketika ekonomi mereka berkembang dan mapan, saya yakin kehidupan kelamnya yang dulu pasti akan ditinggalkan. Ini yang sedang kita coba melalui berbagai inovasi program salah satunya di Panti Pemberdayaan Sosial Bina Remaja Lembang," tutur Kadinsos Jabar.