Dinkes Jabar Tegaskan Tidak Ada Anak Meninggal akibat Imunisasi Covid-19
Selain Nina, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Jabar Atalia Praratya Ridwan Kamil, Asisten Pemerintahan Hukum dan Kesejahteraan Sosial Setda Provinsi Jabar Dewi Sartika, dan Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Jabar Ari.
Nina menuturkan, PID menjadi ajang untuk kembali mengingatkan kepada masyarakat akan pentingnya imunisasi bagi anak. Menurutnya, imunisasi sangat penting bagi anak guna mencegah penularan penyakit, wabah, sakit berat, cacat, hingga kematian anak dan bayi.
"Saat ini tersedia lebih dari 20 penyakit yang bisa ditekan angka infeksinya karena imunisasi. Pada 2020-2030, diperkirakan imunisasi bisa menyelamatkan lebih dari 32 juta jiwa, di antaranya 28 juta adalah anak berusia di bawah 5 tahun," tutur Nina.
Nina pun optimistis, target 95 persen anak di Jabar mengikuti imunisasi lengkap dapat dicapai. Sampai saat ini, cakupan imunisasi Jabar sendiri masih di bawah 90 persen dan 11 kabupaten/kota di Jabar di antaranya masih di bawah 80 persen, sehingga harus digenjot.
Kadinkes Jabar mengatakan, Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) akan dilaksanakan pada bulan Mei 2022. Sedangkan di Jabar, untuk fase kedua, BIAN akan dimulai pada bulan Juli 2022.