BANDUNG, iNews.id - Nenek Rusmana (74) terkejut saat prajurit TNI dari Kodam III/Siliwangi bersegaram loreng dan membawa senapan mesin otomatis bertandang ke rumahnya, Jumat (20/11/2020). Tak lama kemudian, nenek Rusmana menangis haru saat prajurit Siliwangi memberinya sekantung beras.
Air mata membasahi pipi nenek Rusmana. Kapten Inf Sugeng Rohmat menyampaikan bahwa kedatangan para prajurit Kodam Siliwangi hanya untuk silaturahmi dan sekaligus menyerahkan sedikit bantuan berupa beras.
Wali Kota Cimahi Tak Terbebani Ancaman Mendagri Copot Kepala Daerah Pelanggar Prokes
Sementara, Nenek Rusmana tak dapat banyak berucap. Dia hanya menangis dan terus mendoakan para prajurit TNI yang mengunjungi dan memberikan beras itu. Tatapan mata haru nenek Rusmana tak lepas hingga para prajurit TNI meninggalkan rumahnya dan tak terlihat di kejauhan.
Keharuan juga dirasakan para prajurit Kodam III/Siliwangi yang tengah melaksanakan tugas teritorial itu. Mereka melihat kondisi nenek Rusmana (74) yang hidup bersama seorang cucunya, memprihatinkan.
Pemerintah Izinkan Sekolah Gelar KBM Tatap Muka pada 2021, Ini Respons Satgas Covid-19 Jabar
Nenek Rusmana tinggal di rumah tak layak huni di Kampung Laspada, Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Untuk kehidupan sehari-hari, nenek Rusmana bergantung kepada belas kasih dan uluran bantuan orang lain.