Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dijanjikan Bisa Kerja di Perusahaan, Warga Karawang malah Tertipu Rp5 Juta
Advertisement . Scroll to see content

Diiringi Hujan, Kapolres Karawang Gendong Jenazah Calista ke Pemakaman

Minggu, 25 Maret 2018 - 19:03:00 WIB
Diiringi Hujan, Kapolres Karawang Gendong Jenazah Calista ke Pemakaman
Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menggendong jenazah Calista, bayi yang dianiaya ibu kandungnya sendiri untuk dimakamkan. (Foto: iNews.id/Fachrudin)
Advertisement . Scroll to see content

KARAWANG, iNews.id - Jenazah Calista, balita berusia 1,5 tahun yang meninggal dunia setelah koma selama 15 hari akibat dianiaya ibu kandungnya sendiri dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Sirna Raga Jatirasi, Kampung Jatirasa Barat, Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (25/3/2018).

Di tengah guyuran hujan deras, seusai dimandikan dan disalatkan, jenazah Calista digendong Kapolres Karawang AKBP Hendy F Kurniawan menuju ke tempat pemakaman umum tak jauh dari rumah kakek Calista.

Ratusan warga, keluarga dan kerabat Calista pun ikut mengantar jenazah Calista ke tempat peristirahatannya yang terakhir.

Calista mengembuskan napas terakhirnya setelah dirawat secara intensif selama hampir setengah bulan di ruang ICU Anak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang. Bayi malang korban penganiayaan oleh ibu kandungnya sendiri itu meninggal pada Minggu (25/3/2018) pukul 09:55 WIB.

Dari informasi yang dihimpun, sejak dua hari terakhir, kondisi Calysta sudah mengalami penurunan. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, memasuki hari ke-15, Calysta masih koma dan belum sadarkan diri. Hingga akhirnya, menjelang siang bayi malang itu mengembuskan napas terakhirnya di Ruang PICU Anak RSUD Karawang.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut