Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jadwal SIM Keliling Bandung Hari Ini 20 Juni 2026, Cek Lokasinya
Advertisement . Scroll to see content

Diiming-Imingi Duit di Bank Swiss, Alasan Anggota Gabung Sunda Empire

Selasa, 04 Februari 2020 - 14:18:00 WIB
Diiming-Imingi Duit di Bank Swiss, Alasan Anggota Gabung Sunda Empire
Sunda Empire (Foto: dok Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Polda Jabar mengembangkan penyidikan terhadap kasus Sunda Empire atau Kekaisaran Sunda alias Kekaisaran Matahari. Hasilnya, penyidik menemukan fakta baru setelah memeriksa intensif tiga tersangka kasus ini, Nasri Banks (66), R Ratna Ningrum (66), dan Ki Ageng Rangga Sasana (53).

Fakta baru yang berhasil diungkap yaitu para pengikut Sunda Empire tergiur dengan iming-iming uang USD500 juta dolar. Dana sangat besar itu diklaim oleh petinggi Sunda Empire, Nasri Banks, Ratna, dan Rangga disimpan dalam bentuk deposito di bank UBS Swiss.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Saptono Erlangga Waskitoroso mengatakan, ketiga tersangka, Nasri Banks yang mengklaim diri sebagai Grand Prime Minister atau Perdana Menteri Sunda Empire, R Ratna Ningrum sebagai Kaisar Sunda Empire, dan Ki Ageng Rangga Sasana mengaku sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) De Herent XVII berpangkat letnan jenderal (letjen), berjanji akan mencairkan dan membagikan dana tersebut kepada para pengikut Sunda Empire.

Jumlah orang yang diklaim sebagai pengikut Sunda Empire lebih dari 1.000 orang.

"Fakta itu terungkap setelah penyidik meminta keterangan dari tujuh pengikut Sunda Empire yang diperiksa sebagai saksi. Mereka tergiur dengan harapan pencairan dana deposito USD500 juta. Anggota berharap dapat dana itu," kata Erlangga, Selasa (4/2/2020).

Terkait benar atau tidaknya dana deposito di Bank UBS Swiss, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar bakal meminta bantuan dari Kedutaan Besar Swiss untuk Indonesia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut