Diguncang Gempa, Pengelola Waduk Cirata dan Jatiluhur Purwakarta Diminta Pastikan Keamanan
Pusat gempa yang pertama berada di koordinat 6,73 Lintang Selatan dan 107,35 Bujur Timur, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 21 kilometer barat daya Kabupaten Purwakarta dengan kedalaman 6 kilometer.
Begitu juga gempa susulan yang kedua dan ketiga lokasinya masih tidak jauh dari lokasi pertama, masih di sekitar kawasan Waduk Cirata.
Sebagaimana diungkap dari hasil penelitian Soehaimi (2010), Sesar Cirata membentang dari timur ke barat dengan panjang sekitar 25 kilometer. Jalur sesar ini berada di sebelah selatan dari Sesar Baribis.
Waduk-waduk yang berada di pertahanan aktif itu antara lain Waduk Cirata dan Saguling di hulu, serta Waduk Jatiluhur di hilir, yang menyediakan energi untuk PLTA pemasok listrik jaringan interkoneksi Pulau Jawa-Bali.
Hingga berita ini ditulis belum ada tanggapan resmi dari pengola dua waduk tersebut. MNC Portal Indonesia belum berhasil menemui pengelola Waduk Cirata dan Jatiluhur.
Editor: Agus Warsudi