Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kasus Bayar Tak Antre saat Divaksin, Pengelola Dusun Bambu KBB Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Libatkan Oknum ASN, Hengki Kurniawan Minta Kasus Antrean Vaksin Diusut Tuntas

Kamis, 28 Oktober 2021 - 19:14:00 WIB
Diduga Libatkan Oknum ASN, Hengki Kurniawan Minta Kasus Antrean Vaksin Diusut Tuntas
Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan. (Foto: MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT, iNews.id - Plt Bupati Bandung Barat Hengki Kurniawan meminta kasus dugaan percaloan iming-iming tidak harus antre saat vaksinasi Covid-19 di Dusun Bambu diusut secara tuntas. Selain itu Hengki juga meminta agar pelakunya ditindak tegas. 

"Saya minta ke Pak Kapolres dan Inspektorat untuk melakukan investigasi. Agar kasus ini bisa secepatnya diselesaikan dan yang bersalah ditindak tegas," ucapnya, Kamis (28/10/2021).

Hengki mengakui jika kasus tersebut dilakukan oleh orang luar (masyarakat) namun juga melibatkan ASN di lingkungan Pemda KBB. Meskipun dari informasi yang didapat dari Kepala Dinas Kesehatan, keterlibatan ASN KBB bukan sebagai pihak yang secara langsung melakukan percaloan vaksin.

Dikatakannya, berdasarkan penelusuran Dinkes ada dua orang yang terlibat dalam percaloan vaksin saat vaksinasi digelar di Dusun Bambu. Keduanya yakni seorang ASN Pemkab Bandung Barat berinisial D dan seorang warga masyarakat berinisial M.

"Memang yang terlibat langsung bukan ASN kita, yang mengkolektifkan uangnya juga bukan dia. Tapi mungkin ASN itu menerima uangnya, itu yang kami sayangkan, karena memang vaksinasi itu kan gratis," ucapnya. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut