Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Libur Maulid Nabi, Ribuan Kendaraan Masuki Kota Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Diduga Jadi Sarang Kaum Homoseksual, Kapolrestabes Bandung Minta Menkominfo Blokir Walla 

Kamis, 28 September 2023 - 03:37:00 WIB
Diduga Jadi Sarang Kaum Homoseksual, Kapolrestabes Bandung Minta Menkominfo Blokir Walla 
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono menunjukkan percakapan di aplikasi Walla yang jadi sarang kaum homoseksual mencari mangsa. (FOTO: Humas Polrestabes Bandung)
Advertisement . Scroll to see content

Melalui aplikasi WAlla, pelaku AA mengajak korban bertemu dan membawanya ke tempat kos. Di sini, korban diperkosa secara bergilir oleh AA dan RK.

"Tersangka AA bertemu, membawa korban ke tempat kos. Di tempat kos ada teman tersangka RK. Saat di dalam tempat kos, kedua tersangka melakukan cabul sesama jenis kepada korban," tutur Kapolrestabes Bandung.

Kombes Pol Budi Sartono menyatakan, pelaku AA baru mengenal korban melalui aplikasi Walla. Penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung masih mendalami kasus ini. Selain untuk mengungkap apakah ada korban lain atau tidak, juga penyebab korban dapat memiliki aplikasi Walla tersebut.

Diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SD laki-laki berusia 11 di Kota Bandung, diperkosa dua pria homoseksual yang dikenalnya via medsos. Peristiwa kelam yang dialami korban terjadi di sebuah tempat kos pelaku, Gang Puskesmas, Kecamatan Bandung Kidul, Kota Bandung.

Ibu korban pun melaporkan pemerkosaann itu ke Satreskrim Polrestabes Bandung. Petugas yang menerima laporan langsung bergerak menangkap dua pelaku berinisial  AA (32) dan RK (29).

Akibat perbuatannya, tersangka AA dan RK disangkakan melanggar Pasal 82 juncto Pasal 76E dan terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut