Diduga Dianiaya, Warga Pasir Kuda Cianjur Ditemukan Tewas dengan Tangan Terikat
"Selain tangan yang terikat dan wajah ditutup kain, di tubuhnya ditemukannya luka diduga akibat tindak kekerasan pada bagian punggung. Selama hidupnya korban tinggal seorang diri dengan menempati rumah peninggalan orang tuanya," katanya.
Sumarna menyebutkan, terdapat beberapa hal yang dinilai janggal dalam peristiwa itu. Di antaranya, keluarga korban tidak diperkenankan untuk memandikan dan melihat langsung kondisi jenazah korban.
"Selain itu ada seorang staf desa setempat yang memaksa keluarga korban agar menandatangani surat pernyataan yang berisi tidak akan menuntut ke jalur hukum. Namun, hal tersebut kita tolak dan langsung melapor ke kepolisian. Meskipun, terdapat sejumlah kejanggalan, pemerintahan, baik RT, RW dan desa setempat tidak melaporkan peristiwa itu ke kepolisian," ujarnya.
Dia menambahkan, pihak keluarga telah melaporkan peristiwa yang menimpa keluarganya itu ke Mapolsek Cibinong, Polres Cianjur.
"Semoga kasusnya segera terungkap, dan karena keluarga meyakini adanya kejanggalan dalam kasus kematian adik saya," ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Cianjur, AKBP Doni Hermawan mengatakan, kasus tersebut sudah dalam penanganan penyidik Satreskrim Polres Cianjur.
"Kita sudah memanggil dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus itu ya. Rencananya, dalam beberapa hari ini kita akan melakukan proses autopsi terhadap jenazah yang sudah dimakamkan," ucapnya.
Editor: Asep Supiandi