Di Tengah Gugatan Cerai Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi Justru Perhatikan Janda Ini
Wati menyatakan, walaupun telah dua bulan kerja bangunan namun anaknya tersebut tak bisa menyisihkan uang untuk menebus ijazah. Sebab uang yang didapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari termasuk membiayai adiknya yang masih sekolah.
Mendengar cerita Watia itu, Kang Dedi lantas mengajak Wati ke sekolah untuk mengambil ijazah anaknya yang telah lulus sejak 2020 lalu. Pihak sekolah membenarkan bahwa ijazah anak Wati belum diambil. Namun pihaknya menampik sebutan penahanan ijazah.
“sebenarnya di sekolah ini tidak ada menebus ijazah, perlu diluruskan. Kalau kami ini dulu ada pembiayaan yang tertunda. Kami juga tidak ada penarikan SPP. Alhamdulillah,” ucap salah seorang perwakilan sekolah.
Kang Dedi pun langsung menyelesaikan semua kewajiban orang tua untuk agar ijazah bisa dibawa pulang. “Gak apa-apa kalau ada kewajiban yang belum diberesin, saya beresin. Kan sekolah perlu membangun juga. Apalagi ini sekolah swasta,” kata Kang Dedi.
Setelah ditotal anak Wati memiliki kewajiban sekitar Rp1,9 juta yang belum diselesaikan. Dan saat itu juga Kang Dedi langsung membayar kewajiban plus uang lebih sebagai sumbangan sekolah.
Wati pun tak kuasa menahan tangis setelah ijazah anaknya bisa diberikan. Tangis Wati semakin menjadi tak kala Kang Dedi kembali memberikan sejumlah uang untuk modal usaha. Ia terus memeluk Kang Dedi sambil berterima kasih.
“Rumah sudah mulai diperbaiki, ijazah anak sekarang sudah ada. Ini buat modal usaha ibu lagi. Pokoknya ibu sehat terus,” pungkas Kang Dedi seraya melanjutkan perjalanan ke DPR RI.
Editor: Agus Warsudi