BANDUNG, iNews.id -Habib Bahar bin Smith menyerukan para ulama untuk terus berjuang menyampaikan kebenaran dan keadilan. Jangan pernah tunduk terhadap kezaliman.
Pernyataan itu disampaikan Habib Bahar sesaat setelah tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (3/1/2021), untuk memenuhi panggilan penyidik Polda Jabar.
Ini Pernyataan Lengkap Habib Bahar Sebelum Diperiksa Penyidik di Polda Jabar
"Maka, jikalau, andaikan, saya masuk dan diperiksa, saya tidak keluar lagi, berarti saya ditahan, saya dipenjara. Wahai rakyat, wahai bangsa, wahai rakyatku, wahai bangsaku, khususnya umat Islam, para ulama, para habaib, terus lah bejuang untuk menyampaikan kebenaran, untuk menyampaikan keadilan. Jangan tunduk pada kezaliman, dari manapun datangnya kezaliman itu," kata Habib Bahar.
"Bagi saya, demi islam, demi bangsa, demi rakyat, demi Indonesia, demi agama, demi aqidah, jangankan dipenjara, nyawa jiwa saya murah harganya, NKRI harga mati, Indonesia merdeka!" tandas pria berambut pirang ini.
Habib Bahar Akan Diperiksa, Mapolda Jabar Dipasangi Kawat Berduri
Pendiri Pondok Pesantren Tajul Alawiyin ini tiba di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, sekitar pukul 12.15 WIB. Habib Bahar datang dengan menumpang minibus hitam didampingi kuasa hukumnya Ichwan Tuankotta dan tim.