Di Majalengka Ada Alquran Tulisan Tangan Berusia 3 Abad, Begini Penampakannya
Dalam proses perawatan, tutur Ridwan, tidak ada cara atau ritual khusus yang dilakukan. Selama ini, perawatan mushaf dilakukan dengan cara membungkusnya menggunakan kain, sekaligus dikasih kamper agar tidak rusak digerogoti serangga.
Menurut Ridwan, Alquran kuno ini masih dibaca. Pada haul akbar tiap bulan Syawal, dibaca secara berjamaah. Sedangkan selama Ramadan juga dibaca, tetapi tidak berjamaah. Paling dibaca surat Yaasin-nya saja. "Tulisannya juga tulisan tangan. Tapi begitu rapih tulisannya. Tintanya juga mungkin dari getah pepohonan,” tutur Ridwan.

Ridwan mengatakan, terdapat beberapa lembar yang diganti dengan kertas baru. Hal itu dilakukan karena kondisinya yang sudah mengalami kerusakan parah. “Ada sebagian kecil yang sudah diganti, dibawa ke Kesultanan Cirebon, cuma beberapa lembar,” ucap Ridwan.
Editor: Agus Warsudi