CIANJUR, iNews.id – Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri mengamankan Ustaz Umar Burhanudin, pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Attaqwa di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat (Jabar), Jumat (24/5/2019). Penangkapan tersebut diduga terkait penemuan amplop dari santri saat kerusuhan aksi 22 Mei lalu.
Penangkapan Ustaz Umar Burhanudin oleh Densus 88 dibenarkan oleh Sekretaris Ponpes Attaqwa, Sobihin. Ustaz Umar diamankan dari pondok pesantrennya, Jalan Muhammad Ali Noor 7b, Cikidang, Kabupaten Cianjur.
Polisi Amankan Ambulans Berisi Sajam dan Amplop Milik Kelompok Terafiliasi ISIS
Tim Densus 88 tidak membawa barang bukti saat itu. Sementara Uztaz Umar didampingi oleh pengacara dan keluarga. Bahkan, Densus juga sempat mengajak makan Ustaz Umar di sebuah restoran di Kota Cianjur untuk berbuka puasa. Setelah itu, tim membawanya langsung ke Jakarta.
“Ya betul, saya mendapat informasi dari sekretaris Ustaz. Posisinya sedang berada di Ponpes Attaqwa. Beliau didampingi tim pengacara dan keluarga. Ustaz Umar juga menerima saja, pasrah karena posisinya untuk memperjuangkan santri yang ditangkap dan tidak bersalah. Di Jakarta juga ada tim pengacara yang membantu,” kata Sobihin.
Polri Ungkap Dua Tersangka Kerusuhan Aksi 22 Mei Diduga Terafiliasi ISIS
Ponpes Attaqwa menduga penangkapan Ustaz Umar ini merupakan pengembangan dari dua santrinya yang tertangkap saat aksi kerusuhan 22 Mei lalu di Jakarta. Polisi menemukan beberapa amplop dari santri Ponpes Attaqwa sehingga menduga aksi yang rusuh itu dibiayai oleh Ustaz Umar.