Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dedi Mulyadi Siapkan Bonus jika Persib Juara Liga: Ada Tenang Aja!
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Nilai Kasus Vina-Eky Cirebon Terjadi karena Amarah Aep dan Iptu Rudiana

Sabtu, 03 Agustus 2024 - 06:25:00 WIB
Dedi Mulyadi Nilai Kasus Vina-Eky Cirebon Terjadi karena Amarah Aep dan Iptu Rudiana
Dedi Mulyadi dalam dialog "Secercah Cahaya Kasus Vina Cirebon" secara virtual, Jumat (2/8/2024). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Dedi kemudian mengatakan ada amarah dari saksi kasus ini, Linda yang mengalami kesurupan sehingga semakin memperpanjang kasus ini.

“Beberapa hari setelah itu bisa jadi dalam dirinya itu ada kecurigaan yang dipicu oleh kesurupannya Linda. Linda kenapa kesurupan? Karena Linda juga mungkin terlalu banyak memendam amarah. Nah direkam, kemudian rekamannya diserahkan oleh kakaknya ke Pak Rudiana dari situ dari amarah yang sedang berkembang, bertemulah amarah Aep dan amarah Pak Rudiana melalui salah satu anggotanya,” ujar Dedi.

“Maka, Aep yang bercerita tentang adanya anak-anak yang suka ngumpul di gang, kemudian nongkrong, kemudian disambungkan dengan kematian. Maka api dan api bertemu dan terbakar lah Cirebon dengan amarah itu,” ucapnya lagi.

Dedi pun mengatakan seluruh amarah itu terjadi karena ekonomi.

“Kenapa ekonomi? Mereka itu kenapa dihinakan. Mereka itu kenapa ditindas, mereka itu kenapa diperlakukan tidak adil tanpa bisa melakukan perlawanan hukum yang kuat karena mereka tak memiliki apa pun dalam hidup. Mereka tidak punya koneksi terhadap kekuasaan, mereka tidak punya koneksi terhadap advokasi yang mapan bahkan mereka tidak punya koneksi terhadap ekonomi yang membuat mereka terpuruk,” ujarnya.

“Seorang miskin ketika dia menghadapi masalah, jangankan untuk menyelesaikan masalah meninggalkan pekerjaan, kehilangan beras dalam satu hari itu, kehilangan pendapatan satu hari itu membuat dunia menjadi gulita dan akhirnya dia menyerah dengan keadaan. Ini akibat apa negara tidak hadir di tengah-tengah mereka,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut