Dedi Mulyadi Nangis Dengar Kisah Pelajar SMK di Purwakarta Jadi Tukang Sapu
Ayu mengatakan, sejak saat itu dia sering membantu meringankan beban pekerjaan ayahnya. Bahkan tak jarang adiknya yang masih kelas 3 SD juga ikut membantu. “Bersih-bersihnya setiap libur sekolah. Bangun jam 4 pagi, terus ke sini bersih-bersih dari jam 5.00 WIB sampai jam 7.30 WIB,” kata Ayu.
Seusai bekerja membantu sang ayah, Ayu langsung pulang ke rumah untuk beres-beres rumah, mencuci, dan menyetrika. Selanjutnya dia membantu sang ibu berjualan aneka gorengan, mi instans, dan agar-agar di rumah.
Tak hanya terampil dalam bekerja, Ayu juga mampu hidup sederhana dengan menyisihkan sebagian besar uang bekal dari orang tuanya dan uang saku dari Dandim Purwakarta untuk kebutuhan masa depan.
“Uangnya dicelengin di kaleng bekas kue, dibukanya setahun sekali. Uangnya buat beli cincin emas sama baju lebaran,” ujar Ayu dalam rilis yang diterima iNews.id, Kamis (19/5/2022).
Dedi lalu menyambangi rumah Ayu Aryanti di Tegaljunti. Di rumah sederhana tersebut Ayu tinggal bersama kedua orang tua dan adiknya. Sementara sang kakak sudah berkeluarga.