Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Santriwati Korban Pemerkosaan Guru Pesantren Bandung Jadi Anak Angkat Dedi Mulyadi
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi Minta Polisi Tindak Penebangan Pohon dan Penambangan Emas Liar di Gunung Gelap Garut

Jumat, 24 Desember 2021 - 14:04:00 WIB
Dedi Mulyadi Minta Polisi Tindak Penebangan Pohon dan Penambangan Emas Liar di Gunung Gelap Garut
Tambang emas ilegal. (Foto: Istimewa/ilustrasi)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengubah pola pikir masyarakat desa yang semula para penebang pohon liar di hutan menjadi petani karet. “Dulu pertamanya saya lihat (warga) di sini para pencuri jati di hutan. Orang tua saya sayang, kasihan pada alam. Makanya saya disuruh untuk mencari pohon yang gampang ditanam dan tidak mudah ditebang, tapi menghasilkan. Akhirnya dipilih pohon karet yang awet dan menghasilkan,” kata Kades Hikmat Wijaya kepada Dedi Mulyadi.

Dedi menilai sosok Hikmat Wijaya patut menjadi contoh para pejabat desa lain. Selain mencintai alam dan rakyatnya, Hikmat juga lahir dari sosok orang tua nasionalis. “Kadesnya dulu jadi TKI di Malaysia urus sawit dan karet. Sekarang jadi pelopor penanaman karet di desanya. Sudah panen 10 ton. Dulu yang mengajarkan bapaknya. Bapaknya dulu asal Garut kota pergi ke sini karena takut dengan DI (DI/TII), bukan balad DI, jadi nasionalis,” ujar Dedi Mulyadi.

Hikmat, tutur Dedi, juga sosok sukses dan semangat membangun desa. Hikmat mampu mengubah pola pikir masyarakat dari perusak menjadi pecinta alam. Karena itu, Dedi mendukung langkah Hikmat mencegah bencana alam yang terjadi akibat kerusakan alam. 

Dedi meminta polisi segera melakukan penyelidikan dan menindak para penebang pohon dan penambang emas liar di Leuweung Sewu dan Gunung Gelap. “Semoga Pak Kapolda Jawa Barat dan Pak Kapolres Garut segera menindaklanjuti keluhan pak kades yang heroik ini,” tutut Kang Dedi Mulyadi. 

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut