Dedi Mulyadi Akan Hapus Sistem Zonasi PPDB di Jabar
"Itu istimewa. Yang disebut istimewa itu adalah masyarakatnya sudah tidak ada lagi ada yang BAB di depan rumah. Di saluran kecil semua punya sanitasi lingkungan yang memadai, tidak ada rumah roboh, tidak ada lagi rumah yang tidak ada listriknya, tidak ada lagi jalan bolong," tuturnya.
"Kalau bahasa Kangdul, istimewa itu adalah jalannya mulus, sakolana aralus, rakyatna ka urus. Itu lah istimewa totalitas," katanya.
Di sisi lain, Dedi memastikan kehadirannya di Kantor DPW Persis Jabar ini bukan untuk meminta dukungan dalam Pilgub Jabar 2024.
"Saya tidak minta dukungan. Saya tidak akan minta dukungan pada lembaga-lembaga keagamaan. Karena saya tidak mau menodai kesucian lembaga agama yang harus berpegang teguh pada amar ma'ruf nahi munkar," ujarnya.
Sebagai mantan aktivis, dia membahas terkait pendidikan anak-anak muda sebagai generasi penerus bangsa.