Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waketum Partai Perindo Ferry Kurnia Optimistis Dedi Mulyadi Menang di Pilgub Jabar
Advertisement . Scroll to see content

Debat Publik II Pilgub Jabar Berlangsung Ricuh, Ini Kata Timses Duo DM

Selasa, 15 Mei 2018 - 16:29:00 WIB
Debat Publik II Pilgub Jabar Berlangsung Ricuh, Ini Kata Timses Duo DM
Empat paslon saat debat publik kedua Pilgub Jabar di Balairung Universitas Indonesia (UI), Senin (14/5/2018) malam. (Foto: iNews.i/Annisa Ramadhani)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id – Kisruh antarpendukung pasangan calon (paslon) di penghujung acara debat publik kedua Pilgub Jawa Barat (Jabar) yang berlangsung di Balairung Universitas Indonesia (UI), Senin (14/5/2018) malam, menimbulkan banyak reaksi. Sejumlah tim sukses paslon juga ikut bersuara.

Seperti yang diungkapkan Juru Bicara Tim Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Duo DM), Adi Nugroho. Pernyataan yang disampaikan Pasangan Calon Nomor Urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaiku (Asyik) saat memberikan closing statement, Senin (14/5/2018) malam, tentunya menjadi ranah Bawaslu untuk menelaahnya apakah masuk pelanggaran atau tidak.

Namun, menurut dia, seharusnya acara debat publik kedua Pilgub Jabar tadi malam dapat diisi dengan mengedepankan cara-cara politik adiluhung. Dengan begitu, seluruh kandidat dapat memberikan keharmonisan dinamika politik antarpaslon dan pendukungnya.

“Banyak cara untuk mengedepankan cara-cara politik yang adiluhung. Bukan hanya menjauhkan cara-cara kampanye hitam, namun juga sedapat mungkin menjaga keharmonisan dinamika antarpaslon berikut pendukungnya dengan tidak melontarkan pernyataan-pernyataan yang dapat menyinggung dalam relasi situasi sosiopsikopolitik dengan paslon lain dan pendukungnya,” kata Adi, Selasa (15/5/2018).

Dia berharap, insiden debat publik kedua yang berlangsung Senin malam dapat menjadi sebuah evaluasi dan edukasi buat semua pihak. Sekalipun atas nama kebebasan berekspresi tetap secara etis menjaga kepekaan sosial agar suasananya menjadi kondusif, tidak provokatif.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut