Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemkot Bandung Dukuh Penuh Reaktivasi Bandara Husein Sastranegara
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Pandemi Masih Terasa, Perolehan Pajak Periode 2021 Kota Bandung Tak Capai Target

Kamis, 18 November 2021 - 15:35:00 WIB
Dampak Pandemi Masih Terasa, Perolehan Pajak Periode 2021 Kota Bandung Tak Capai Target
Meski ekonomi di Kota Bandung mulai menggeliat, tapi dampak pandemi masih terasa. Terbukti dari tidak tercapainya target perolehan pajak periode 2021. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Perolehan pajak daerah Kota Bandung per 31 Oktober 2021 hanya Rp1,340 triliun pada 31 Oktober 2021 lalu. Rp1,340 triliun sama dengan 74 persen dari target Rp1,808 triliun untuk perolehan pajak periode 2021, artinya tak mencapai target.

Anggota Komisi 1 DPR Muhammad Farhan mengatakan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandung harus memghitung ulang potensi pajak daerah. Sebab, pandemi Covid-19 memberikan dampak besar terhadap sektor ekonomi dan membuat sejumlah usaha terhenti.

"Saya melihat walaupun perekonomian di Kota Bandung mulai menggeliat, beberapa sektor perlu tetap diberi insentif (pajak). Terutama sektor perdagangan retail eceran, khususnya para pedagang di semua pasar tradisional," kata legislator dari Fraksi NasDem dapil Jabar 1 ini, Kamis (18/11/2021).

Bapenda Kota Bandung, ujar Farhan, mencatat, Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPTHB) merupakan mata pajak berkontribusi paling besar pada raihan pajak periode 2021. 

Kemudian disusul hotel, restoran, hiburan, reklame, parkir, penerangan jalan dan pajak air tanah. Untuk PBB, hingga akhir Oktober 2021 tercatat sudah masuk Rp457 miliar. Sedangkan dari BPHTB mencapai Rp400 miliar.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut