Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Karawang Mencekam, 2 Kelompok Massa Bentrok di Interchange, Warga Ketakutan
Advertisement . Scroll to see content

Dampak Bentrok 2 Ormas, Pintu Masuk Kawasan Industri Karawang Sempat Ditutup

Rabu, 24 November 2021 - 18:17:00 WIB
Dampak Bentrok 2 Ormas, Pintu Masuk Kawasan Industri Karawang Sempat Ditutup
Ribuan anggota GMBI Karawang memblokade pintu masuk kawasan KIIC Karawang. (Foto: iNews/M FACHRUDDIN)
Advertisement . Scroll to see content

Diberitakan sebelumnya, situasi Karawang sempat mencekam akibat bentrok massa di jalan Interchange Tol Karawang Barat. Peristiwa itu membuat warga Karawang ketakutan. Pasalnya, konvoi massa yang berjumlah ribuan orang itu melintas di jalan dengan suara motor yang memekakkan telinga.

Warga mengaku takut jika anggota LSM atau ormas sudah berkumpul. Warga Karawang sudah mengetahui jika sudah berkumpul banyak pasti akan ada keributan. 

"Saya tidak mengerti apa yang mereka cari dengan keributan itu. Ngeri kita melihatnya, mereka memukuli orang sampai segitunya, sampai parah," kata Dedeh (45) warga yang sedang menjemput anaknya di sekolah.

Dia mengaku saat menjemput anaknya sekolah berpapasan dengan rombongan ormas. Namun saat di depan perumahan Grand Taruma, dia melihat sendiri keributan itu ketika sebuah mobil dihancurkan dan orang yang di dalam mobil diseret keluar. "Ngeri melihatnya semua orang emosi kayak gitu," katanya, Rabu (24/11/2021).

Seorang warga lain, Aep, mengaku menyaksikan langsung keributan antarormas di depan Hotel Resinda. Dia mengatakan sebuah mobil Honda Brio melintasi di Jalan Interchange Karawang.  Mobil  milik anggota ormas itu dicegat dan dikejar kelompok ormas lainnya. Mobil itu kemudian terkepung oleh ratusan massa ormas dan merusak mobil tersebut. 

"Jadi mobil dari arah Tol Karawang Barat, lewat sini (interchange) tiba-tiba dikejar sama ormas yang pada pakai motor. Dikejarnya dari sebelum pom bensin, nah di depan hotel itu terkepung. Ngeri pokoknya" ucap dia.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut