Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sungai Citarum Meluap, Permukiman di Bandung Terendam Banjir hingga Setengah Meter
Advertisement . Scroll to see content

Citarum Harum Berakhir 2025, Wagub Jabar Khawatir Sungai Ini Rusak Lagi

Kamis, 17 November 2022 - 21:46:00 WIB
Citarum Harum Berakhir 2025, Wagub Jabar Khawatir Sungai Ini Rusak Lagi
Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum berharap Program Citarum Harum berlanjut. Sebab, jika berakhir pada 2025 dan tidak dilanjutkan, khawatir Sungai Citarum akan kembali rusak. (FOTO: iNews/ERICK FAHRIZAL)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG, iNews.id - Program Citarum Harum yang bertujuan merevitalisasi Sungai Citarum bakal berakhir pada 2025. Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum berharap program tersebut berlanjut karena jika Sungai Citarum akan kembali rusak.

Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, berkat Program Citarum Harum, volume sampah yang mengotori sungai terbesar dan terpanjang di Jawa Barat itu, berkurang signifikan. Kualitas air yang dulu tercemar berat, kini turun menjadi tercemar ringan.

"Pemprov Jabar berharap Program Citarum Harum yang akan berakhir pada 2025 bisa diperpanjang. Pemerintah khawatir jika program ini berakhir, kondisi Sungai Citarum yang sudah membaik dan mulai terbebas dari sampah, akan kembali buruk," kata Wagub Jabar saat meninjau tempat pembibitan Sektor 5 Satgas Citarum Harum, Kabupaten Bandung, Kamis (17/11/2022).

Uu menilai, program untuk merevitalisasi Sungai Citarum yang sempat dinobatkan menjadi sungai terkotor di dunia menjadi kembali bersih itu, berhasil, meskipun belum sempurna. Karena itu, perlu keberlanjutan program.

"Penanganan  Sungai Citarum, di bawah kepemimpinan Pak Ridwan Kamil, progresnya sangat luar biasa. Memang sempurna, belum. Tetapi, dari pencemaran berat menjadi ringan, pinggir-pinggir sungai juga bisa dimanfaatkan untuk wisata, olahraga, dan kuliner, itu suatu progres yang baik," ujar Uu Ruzhanul Ulum. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut