Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 31 Rumah di Banjar Rusak Diterjang Angin Kencang, BNPB: Waspadai Cuaca Ekstrem
Advertisement . Scroll to see content

Cicurug Sukabumi Diterjang Banjir Bandang, Ini Analisis BNPB

Rabu, 23 September 2020 - 15:14:00 WIB
Cicurug Sukabumi Diterjang Banjir Bandang, Ini Analisis BNPB
Analisa BNPB kejadian banjir bandang Cicurug Sukabumi. (Foto BNPB).
Advertisement . Scroll to see content

Adapun kondisi wilayah sungai yang rusak dan banyak terjadi erosi serta sedimentasi menyebabkan potensi terbentuk bendung alami.

Ketika bendung alami tersebut menjadi besar oleh intensitas hujan tinggi, maka menyebabkan terjadi limpasan air beserta lumpur dengan jumlah yang besar dan cepat. Hal tersebut adalah banjir bandang.

Sementara analisis citra Himawari-8 LAPAN, sebelum terjadinya banjir bandang pada pukul 16.40 WIB, hujan terdeteksi terjadi sejak pukul 15.30 WIB. Intensitas hujan sedang 40 mm/jam hingga meningkat 100 mm/jam pada pukul 16.40 WIB.

"Intensitas hujan tertinggi berada pada bagian hulu yaitu di sekitar Gunung Salak," katanya.

Pantauan tersebut menimbulkan adanya kemungkinan hujan yang terakumulasi dalam 24 jam terakhir menjadi tertampung di daerah hulu. Akibatnya meluap dan menghancurkan bendung alami yang diduga terbentuk di bagian hulu sungai.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut