Ciamis Geger, Warga Temukan 2 Mayat dalam 1 Rumah di Panyingkiran
Setelah dilakukan olah TKP dan identifikasi, kedua jasad dibawa ke ruang jenazah RSUD Ciamis untuk diperiksa lebih lanjut.
Sementara itu, berdasarkan hasil olah TKP petugas Inafis dan Satreskrim Polres Ciamis, kesimpulan sementara tidak temukan tanda bekas kekerasan di tubuh korban. Barang berharga milik korban juga tidak ada yang hilang.
"Dari hasil pemeriksaan visum jasad kedua korban, dugaan sementara penyebab kematian nenek Teti karena stroke dengan kondisi tidak bisa berjalan maupun melihat. Sedangkan keponakannya Denden mempunyai riwayat sakit," kata Kasatreskrim Polres Ciamis AKP Muchammad Arwin.
AKP Muchamad Arwin menyatakan, berdasarkan keterangan keluarga, Denden yang ditugasi merawat bibinya Teti, sempat mengeluhkan nyeri dada namun belum sempat diperiksa ke dokter. "Saat ditemukan kondisi kedua jasad membengkak dan mulai membusuk," ujar AKP Muchammad Arwin.
Dari hasil visum, tutur Kasatreskrim Polres Ciamis, korban Denden diduga meninggal dunia 3 hari lalu. Sementara jasad nenek Teti diperkirakan meninggal dunia sehari sebelum jasadnya ditemukan keluarga. "Sebab, kondisi jasad nenek saat ditemukan sudah kaku karena tidak ada yang merawatnya selama dua hari tanpa asupan makan dan minum," tutur Kasatreskrim Polres Ciamis.
AKP Muchammad Arwin mengatakan, keluarga tidak berkenan untuk dilakukan autopsi pada tubuh korban. Mereka menganggap kejadian ini sebagai musibah. Saat ini kedua jasad nenek dan keponakannya itu sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Editor: Agus Warsudi