Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 932 Jiwa Mengungsi akibat Kebakaran Kilang Minyak Indramayu 
Advertisement . Scroll to see content

Cerita Warga saat Kilang Balongan Terbakar, Tak Henti Istigfar karena Disangka Kiamat

Selasa, 30 Maret 2021 - 14:49:00 WIB
Cerita Warga saat Kilang Balongan Terbakar, Tak Henti Istigfar karena Disangka Kiamat
Warga terdampak terbakarnya Kilang Balongan Indramayu masih bertahan di tempat pengungsian. Mereka mengalami trauma pascainsiden itu. (Foto: iNews.id/Fathnur Rohman)
Advertisement . Scroll to see content

Jarak rumah Sutiah tidak begitu jauh dari lokasi kejadian. Atap rumah dan plafonnya runtuh, kaca pecah, dan tembok rumahnya retak setelah peristiwa tersebut.

"Saya takut. Saya teriak sandal mana?. Saya langsung lari sambil baca istighfar terus," ujar Sutiah.

Setelah berhasil menyelamatkan diri, Dia dan keluarganya langsung mengungsi ke tempat yang lebih aman. Kemudian dipindahkan ke Posko Pengungsian  Perumahan Bumi Patra. Sesak napas, mata pedas, kepala pusing, dan lainnya ia rasakan pasca peristiwa itu.

"Saya takut pulang ke rumah. Saya di sini dulu. Tidak mau pulang," tuturnya.

Lain halnya dengan Danimah (40), warga Desa Majakerta Kecamatan Balongan Kabupaten Indramayu, mengaku langsung panik dan lari ke luar rumah setelah mendengar ledakan keras dari PT Pertamina RU VI Balongan.

Rumahnya sendiri letaknya tidak jauh dari pintu utama menuju PT Pertamina RU VI Balongan. Beruntung baginya, rumahnya tidak memgalami kerusakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut