Cerita Sahabat Korban Bentrokan di Lahan PG Jatitujuh, Budi Dalton: Pileuleuyan Uyut Enda
Buyut sendiri, selama hidup diketahui memiliki kedekatan dengan para penggiat di komunitas, baik komunitas seni dan budaya, maupun komunitas hoby lainnya. Alhasil, tidak aneh jika dia cukup dikenal oleh banyak orang, termasuk di luar Majalengka.
Embun, Ketua Komunitas Hujan Keruh adalah salah satu sahabat almarhum yang cukup merasa kehilangan. Bagi Embun, Buyut adalah sosok yang cukup hangat saat berinteraksi dengan siapapun, termasuk dengan mereka yang usianya di bawahnya.
"Saya kenal dengan Buyut dari aktivitas komunitas. Awalnya agak sungkan karena almarhum kan pimpinan padepokan. Namun ternyata dia tidak membatasi diri. Dengan siapa pun, dia cukup hangat," kata Embun, Jumat (8/7/2021).
Di luar kehangatan saat berinteraksi, almarhum yang meninggalkan janin usia 7 bulan itu juga dikenal memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Sejumlah kegiatan sosial yang dihelat padepokan ya, jadi salah satu bukti tingginya jiwa sosial Buyut saat masih hidup.
"Selalu aja ada kegiatan-kegiatan sosial. Itu yang emang eventnya diramaiin ya, belum lagi yang sifatnya pribadi. Almarhum itu orangnya nggak senang kalau liat sahabatnya sedih," ujar Embun.