Cerita Rakyat Rancadarah Purwakarta, Tragedi Perlawanan Pekerja Perkebunan Teh Wanayasa
Mereka membumihanguskan gudang-gudang di Pelabuhan Cikao. Bupati Karawang Raden Adipati Suriawinata, meloloskan diri dari pendopo dan bersembunyi di loji Belanda di Kembangkuning.
Kepala pengurus perkebunan teh Wanayasa Sheper Leau, dipukuli dan dilempari batu oleh para pekerja perkebunan teh sampai tewas. Mayat Sheper Leau dibuang ke hutan. Saat ini, hutan tempat mayat Sheper Leau dibuang itu dikenal dengan sebutan Hutan Ciperlaw.
Lokasi tergeletaknya mayat Sheper Leau di Desa Cibeber, Kecamatan Kiarapedes diberi ciri dengan batu besar yang sampai sekarang dikenal dengan sebutan “Batu Tanceb”.
Setelah membunuh Sheper Leau, perlawanan para pekerja perkebunan teh semakin besar. Pertempuran tak seimbang antara pekerja perkebunan teh dengan pasukan VOC pecah di tanjakan Pasirpanjang.
Di jalan menanjak sepanjang 3 kilometer (km), kelompok pekerja perkebunan teh bertemu dengan pasukan VOC dari Purwakarta. Pertempuran antara para pekerja dengan pasukan VOC pun pecah.