Cerita Penjaga Taman Makam Pahlawan (TMP) Karawang, Pernah Kesurupan Tentara Jawa
Makruf mengaku, pekerjaan sebagai penjaga makam sempat ditinggalkan karen gajinya kecil dan tak mencukupi untuk menghidupi keluarga. Dia memilih keluar dan mencari pekerjaan lain. "Saya putuskan berhenti kerja karena gajinya kecil," katanya.
Satu tahun setelah berhenti kerja sebagai penjaga makam mendadak dia rindu untuk datang ke permakaman TMP Karawang. Dia tidak tahu kenapa ingin sekali berkunjung ke TMP. "Saya tidak tahu kenapa tiba-tiba ingin datang ke makam. Padahal sudah lama saya tinggalkan," tuturnya.
Akhirnya dia mendatangi kompleks pemakaman bersama istrinya. Hanya saja begitu sampai di kompleks permakaman mendadak dia kesurupan dan meracau. Oleh istrinya dia dibawa kepada 'orang pintar' untuk diobati. "Kata istri saya waktu itu saya kesurupan tidak lama setelah sampai di permakaman," katanya.
Menurut dia, dari cerita istrinya saat dibawa orang pintar dikatakan jika dirinya kerasukan tentara karuhun yang berasal dari Jawa. Berdasarkan komunikasi dengan orang pintar tentara itu meminta Makruf agar kembali mengurus TMP Karawang. "Itu cerita istri saya begitu," katanya.
Setelah kejadian itu akhirnya Makruf memutuskan untuk kembali bekerja sebagài penjaga makam di TMP Karawang. Dia merasa hubungan batin sudah terjalin hingga bekerja dengan setulus hati.
"Sejak kejadian itu saya tidak mau kerja di tempat lain. Mungkin penghuni makam ini minta saya yang jaga," ujarnya.
Editor: Asep Supiandi