Cerita Pemudik Lewat Hutan, Perkampungan, dan Jalan Rusak di Tasikmalaya
Dengan kondisi jalan ini tidak membuat surut tekat para pemudik untuk bisa pulang kampung. Di setiap persimpangan jalan ada banyak warga yang mengarahkan.
Sebagai tanda terima kasih karena telah diberi jalan alternatif atau jalan tikus para pemudik sukarela memberikan uang kepada warga yang menunjukan arah selama di perjalanan.
Diki Rahadiawan, pemudik motor dari Bandung Dengan tujuan Banjarsari, Kabupaten Ciamis yang membawa anak dan istrinya mengaku, terpaksa memilih jalur tikus setelah diputar balik petugas karena ingin lebaran di kampung halaman.
"Meski jalan yang dilalui jelek dan gelap, berlubang, melewati hutan, dan jaraknya lebih jauh, yang penting bisa sampe rumah," kata Diki.
Bukan hanya pemudik motor, sebagian pengendara mobil juga nekat memilih mudik menggunakan jalur tikus. Mereka melajukan mobil dengan kecepatan rendah karena kondisi jalan yang berlubang, gelap, dan sempit.