Cerita Ibu Hamil yang Sulit Tembus Kemacetan saat PSBB di Garut
Dia mengaku percuma pemerintah meminta masyarakat tetap di rumah, namun jalanan masih ramai masyarakat berkerumun. Akibat kemacetan itu, perempuan hamil itu kesulitan untuk konsultasi ke dokter.
"Susah mau periksa konsul kehamilan. Pas lihat di kota crowded tidak ada polisi dan petugas yang berjaga," katanya.
Dia mengatakan tidak melihat petugas yang berjaga saat penerapan PSBB. Padahal dia khawatir terpapar corona jika ke luar rumah, namun masyarakat terlihat bebas beraktivitas di luar rumah.
"Tidak ada petugas berjaga pembatasan sosial. Ke dokter diperketat takut corona, sementara di luar warga bebas," ucapnya.
Akibat kesulitan menembus kemacetan itu, dia berkonsultasi kehamilan ke bidan melalui online.
Editor: Faieq Hidayat