Cegah Perundungan di Sekolah, Jabar Perkuat Kurikulum Kearifan Lokal
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, Jabar mendapatkan apresiasi dari Kemendikbudristek terkait tiga program Merdeka Belajar, yaitu literasi, numerasi, dan karakter.
Khusus pendidikan karakter, Jabar sangat siap menerapkannya. "Ini usaha sudah berlangsung hampir 5 tahun yakni menyiapkan sebuah kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dari irisan 3 budaya," ujar Kang Emil.
Kang Emil berharap, seiring kehadiran Tugu Sekolah Model Profil Pelajar Pancasila Jabar Masagi, seluruh sekolah di Jabar dapat mengimplementasikan pendidikan karakter berbasis kearifan lokal secara maksimal.
"Sehingga para orang tua insya Allah tenang menitipkan anaknya bersekolah di Jawa Barat karena pendidikan karakternya kita latih juga secara serius," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan, kurikulum pendidikan karakter berbasis kearifan lokal menjadi bagian dari Jabar Masagi, program besar yang diusung Pemprov Jabar dalam membumikan pendidikan karakter dalam konteks muatan lokal (mulok).