Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kematian Ikan Massal di Waduk Cirata Meluas hingga Purwakarta dan KBB
Advertisement . Scroll to see content

Cegah Kematian Ikan KJA Meluas, Dispernakan KBB Minta Tahan Tebar Benih Baru

Jumat, 22 Oktober 2021 - 17:32:00 WIB
Cegah Kematian Ikan KJA Meluas, Dispernakan KBB Minta Tahan Tebar Benih Baru
Kasi Kesehatan Ikan dan Lingkungan, Dinas Perikanan dan Peternakan, KBB, Iip Kusyaman. (Foto: MPI/Adi Haryanto)
Advertisement . Scroll to see content

Selain itu, memberdayakan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) untuk melaporkan ke dinas ketika terjadi sesuatu di kolam. Seperti ketika ada ikan mati, pelanggaran penangkap ikan yang memakai porkas, pukat, dan lain-lain. Dinas bisa langsung menindaklanjuti untuk menghindari kerugian pembudidaya ikan yang lebih besar. 

"Kita punya kewajiban untuk menjaga produktivitas hasil ikan di KBB tetap tinggi. Seperti di Dermaga Bongas semalam bisa menghasilkan 10 ton, Dermaga Rancapanggung 5 ton, Dermaga Cihampelas 7 ton, belum termasuk Cirata. Jadi kalau banyak ikan mati produksi turun, dan kami tidak mau itu terjadi," ujarnya. 

Seperti diketahui cuaca ekstrem yang ditandai dengan hujan terus menerus dan minimnya sinar matahari membuat puluhan ton ikan di perairan Waduk Saguling dan Cirata, KBB mengalami mati mendadak. 

Kondisi tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir. Akibat cuaca dingin dan naiknya air bawah yang bercampur dengan sedimentasi endapan pakan ke permukaan, membuat ikan yang dibudidayakan di kolam jaring apung (KJA) mati akibat keracunan dan kehabisan udara segar. 

Editor: Asep Supiandi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut