Cegah Gangguan Kamtibmas, Polisi Ajak Pelajar di Bandung Nonton Film Bahaya Geng Motor
Para pelajar mengaku senang dengan adanya sosilasisai dengan cara nonton bareng film ini, karena selain bisa memahami tentang bahaya geng motor, mereka juga bisa lebih waspada.
"Filmnya bagus banget, jadi kita bisa lebih ngerti. Harapannya sih bisa mengedukasi ke yang lain akan bahaya geng motor," ujar Jenifer Angel, salah seorang siswi SMAN 1 Margahayu, Kamis (7/9/2023).
Selain pemutaran film pendek, polisi juga memberikan sosialisasi dan edukasi secara langsung kepada para pelajar terutama siswa laki-laki agar bisa lebih berhati-hati dalam pengambilan keputusan, salah satunya adalah tidak bergabung dengan geng motor yang bisa berakhir di penjara.
"Semoga ini menginspirasi dan membantu dalam melaksanakan menjaga kamtibmas. Kami dalam menjaga kamtimbas dengan tiga pola yaitu preemtif, preventif dan represif," kata Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo.
Film pendek tentang bahaya geng motor ini rencananya akan diputar di seluruh sekolah menengah atas se-Kabupaten Bandung, dan di fasilitas umum seperti Gedong Budaya Sabilulungan Soreang.
Sosiasisasi ini sebagai bentuk preemtif yang dilakukan pihak kepolisian, sehingga pesan bisa tersampaikan dengan baik, terutama kepada para pelajar.
Editor: Asep Supiandi