Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Pemerintah Restui Gunakan APBN untuk Biayai Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Advertisement . Scroll to see content

Canggih, Ini Penampakan Bantalan Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung

Kamis, 14 Oktober 2021 - 18:18:00 WIB
Canggih, Ini Penampakan Bantalan Rel Kereta Cepat Jakarta Bandung
Metode cast in atau teknik pengecoran langsung di titik proyek serta penerapan teknologi slab track membuat sepanjang rel Kereta Cepat Jakarta Bandung tidak membutuhkan bebatuan. (Foto/Dok.KCIC)
Advertisement . Scroll to see content

BANDUNG BARAT - Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang dilakukan PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) telah memasuki tahap pemasangan bantalan rel atau slab track canggih. Karena dicor beton, slab track itu tidak memberlukan bebatuan di sepanjang rel dan minim perawatan.

GM Corporate Secretary PT KCIC Mirza Soraya mengatakan, KCJB tidak hanya menghadirkan moda transportasi baru di Indonesia, tapi juga ajang sharing knowledge atau transfer ilmu pengetahuan dan teknologi bagi sumber daya manusia (SDM) di bidang konstruksi bagi pekerja Indonesia. 

Sejak awal pembangunan proyek KCJB, kata Mirza Soraya, membawa banyak teknologi dan metode-metode baru dibidang konstruksi. Itu memberikan pengalaman dan pembelajaran bagi perencana dan pelaksana konstruksi dari Indonesia untuk perancangan metode kerja selanjutnya.

"Salah satu transfer teknologi dan pengetahuan yang terjadi dari China ke Indonesia melalui proyek KCJB adalah penerapan metode cast in situ. Metode ini merupakan teknik pengecoran langsung di titik proyek secara sekaligus dan termasuk cara baru," kata Mirza, Kamis (14/10/2021).

Cast in situ, ujar Mirza, adalah metode cor ditempat langsung 1 span full. Cara ini pernah dilakukan di Indonesia, tapi biasanya tidak langsung selesai karena sistem cor bertahap. "Dibanding metode precast, pekerjaan ini (cast in situ) lebih fleksibel, tidak memerlukan alat gantry besar untuk delivery box girder-nya,” ujar Mirza. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut