Bupati Garut Nilai Idul Adha Momentum Berempati di Tengah Pandemi Covid-19
GARUT, iNews.id - Bupati Garut, Jawa Barat Rudy Gunawan menilai perayaan Idul Adha menjadi momentum tepat dalam berempati. Masyarakat harus saling berbagi dan membantu kebutuhan pangan di tengah wabah Covid-19.
"Kurban ini menjadi bagian dari empati kepada sesama, apalagi di posisi sekarang ini kegiatan ekonomi tidak berlangsung dengan lancar. Sehingga masyarakat banyak mengalami kesulitan," kata Bupati Garut di Masjid Agung Garut, Jumat (31/7/2020).
Dia menuturkan, pelaksanaan Salat Idul Adha maupun saat proses penyembelihan dan pembagian daging hewan kurban berbeda dengan tahun sebelumnya. Saat ini harus mengikuti protokol kesehatan seperti memakai masker, tidak berkerumun dan rajin cuci tangan untuk menghindari penularan Covid-19.
Namun makna Idul Adha, kata Bupati, tetap terjaga dalam meningkatkan keimanan dan saling berbagi. Pemkab Garut juga mencanangkan tema Semangat Berkurban untuk Solidaritas Sosial dalam Tatanan Baru, Produktif dan Aman dari Covid-19".
Bupati menyampaikan, Salat Idul Adha diperbolehkan dengan syarat mematuhi protokol kesehatan. Untuk itu harus disyukuri bersama dan dijadikan momentum meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.