Bupati Cellica Mundur, Giliran Jabatan Sekda Karawang Jadi Incaran Pejabat
Menurut Ricky, suhu politik menghangat karena banyak pihak meyakini jika jabatan Sekda yang diduduki oleh Acep Jamhuri tidak akan diperpanjang. Alasannya, karena persaingan politik antara Aep Syaepiloh dengan Acep Jamhuri yang digadang-gadang bakal menjadi calon bupati tahun 2024 nanti.
"Wajar kalau jabatan Sekda yang sekarang diduduki Acep Jamhuri tidak akan diperpanjang oleh Aep Syaepuloh yang nanti jadi bupatinya. Apalagi saya ketahui pejabat eselon II mulai merapat ke Aep Syaepuloh," katanya.
Ricky mengatakan, sejumlah pejabat eselon sudah mulai terlihat melakukan manuver politik untuk menduduki jabatan Sekda. Sekarang ini sudah mulai terlihat sejumlah pejabat eselon terlihat dekat dengan Aep Syaepuloh yang bakal menggantikan Cellica. Bahkan dalam banyak kegiatan para pejabat lebih sering bersama Aep Syaepuloh yang masih menjadi wakil bupati ketimbang bersama Cellica.
"Saya melihat kok Cellica sekarang sendirian setiap kegiatan, semuanya malah mengikuti acara wakil bupati Aep Syaepuloh," katanya.
Menurut Ricky, berdasarkan catatannya ada lima pejabat eselon II yang disebut-sebut memenuhi syarat sebagai Sekda Karawang yaitu, Eka Sanatha yang sekarang menjabat Kepala Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPST), Asep Aang yang menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Ridwan Salam yang menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Asip Suhendar, sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) dan Arif Bijaksana sebagai Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (DPKAD).