Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Harga Cabai Merah dan Bawang Merah di Bandung Naik 90 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Bunuh Ayah Kandung, Pemuda di Ciparay Bandung Ditangkap, Begini Kronologinya

Senin, 06 Juni 2022 - 13:08:00 WIB
Bunuh Ayah Kandung, Pemuda di Ciparay Bandung Ditangkap, Begini Kronologinya
Seorang ayah dibunuh anak kandungnya di Ciparay, Kabupaten Bandung. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Kapolres Bandung menuturkan, korban ES tak meninggal seketika setelah diduga dicekik pelaku GR.
"Didapatkan informasi bahwa seandainya penekanan atau pencekikan itu dilaksanakan secara keras, maka korban bisa meninggal seketika," tutur Kapolresta Bandung.

Akhirnya, kasus pembunuhan terhadap ES terungkap. Terduga pelaku pembunuhan keji itu adalah GR, anak kandung korban dari istri ketiga. Sebab sebelum meninggal dunia, korban terlibat pertengkaran dengan pelaku GR. Penyebabnya, pada 1 Mei 2022 itu, korban menjanjikan bakal membelikan pakaian lebaran untuk adik GR. 

Namun janji tersebut batal dilaksanakan karena korban mengalami halangan. Korban juga memarahi adik GR karena mengambil beras di rumahnya. Sehingga terjadi keributan yang menyebabkan leher korban dipiting oleh GR sampai tewas. "Sehingga si korban tidak bisa bergerak, meronta-ronta, sehingga saat itu dilerai oleh ibunya," icap Kombes Pol Kusworo.

Beberapa saat setelah kejadian itu, seorang tamu datang ingin mengunjungi korban di rumahnya. Namun warga sekitar sempat melihat korban ES tertidur di bawah pohon pisang tak jauh dari kediamannya. "Ketika didatangi, ternyata korban tidak bernapas. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit dan dinyatakan meinggal dunia," ujar Kapolresta Bandung.

Berdasarkan pemeriksaan, tutur Kombes Pol Kusworo, pelaku GR melakukan aksi tersebut karena motif minim perhatian dari orang tua. Terlebih lagi, pelaku mengaku menjadi tulang punggung keluarga untuk menghidupi adik dan ibunya.

"Jadi akumulasi emosi bahwa anak tersebut merasa tidak diperhatikan dan ditambah lagi dengan janji membelikan pakaian yang tidak jadi, dan anaknya datang membawa beras, dan tidak diberikan, sehingga terjadi keributan," tutur Kombes Pol Kusworo Wibowo.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut