BUMD Diinstruksikan Ikut Penuhi Oksigen, Ridwan Kamil: Isi Ulang akan Gunakan Fasilitas TNI
Setelah menjalin kerja sama dengan produsen oksigen, lanjutnya, Pemprov Jabar akan mencari tempat pengisian ulang tabung oksigen. Rencananya, tempat pengisian oksigen akan menggunakan fasilitas milik TNI.
"Kemudian setelah itu kita sedang pikirkan penambahan tempat isi ulangnya. Jadi ada suplai oksigennya, ada tempat isi ulang ke tabung oksigennya. Ini mudah-mudahan bisa kita temukan. Salah satunya di fasilitas-fasilitas TNI," tuturnya.
Kang Emil, sapaan akrabnya juga mengatakan, pasokan oksigen diprioritaskan kepada pihak yang paling membutuhkan, yaitu rumah sakit yang ada di Jabar dengan rujukan pasien Covid-19.
"Tahap satu adalah untuk rumah sakit-rumah sakit. Hari ini kita sudah berikan di Bandung Barat, kemarin di Kota Bandung serta Bekasi dan juga tempat-tempat lainnya," katanya.
"Mudah-mudahan kalau nanti berhasil dalam satu dua hari perhitungannya matang, baru kita perjuangkan agar kebutuhan oksigen bagi mereka yang melakukan isoman bisa difasilitasi oleh Pemda Provinsi Jabar," ujarnya.
Tidak hanya itu, Pemprov Jabar pun akan menambah posko-posko oksigen untuk memudahkan manajemen distribusi di 27 kabupaten/kota di Jabar.
"Yang kita saksikan hari ini adalah gudang untuk Jabar, kemudian ada gudang bodebek di Bekasi dan kita akan coba tambah menjadi lima wilayah di Jabar. Sehingga, distribusinya lebih baik karena kami tidak mau ada yang meninggal dunia karena kekurangan oksigen," kata dia.
Editor: Asep Supiandi