Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Desa "Mati" di Majalengka Berawal dari Bencana Pergerakan Tanah
Advertisement . Scroll to see content

Bukan Hanya Tarikolot, Ini Kampung "Mati" Lain di Majalengka 

Rabu, 03 Februari 2021 - 23:10:00 WIB
Bukan Hanya Tarikolot, Ini Kampung
Masjid Dusun Cigintung masih berdiri kokoh meski beberapa bagian dindingnya retak dan ambles. (Foto: Inin Nastain)
Advertisement . Scroll to see content

"Di sini, kami beli tanah sendiri. Namun, untuk kebutuhan membuat rumah ada bantuan dari pemerintah provinsi (Pemprov Jabar). Besaran bantuannya sesuai kebutuhan membuat rumah ukuran 5x6 meter. Semua rumah di sini, awalnya memiliki luas sama, 5x6 meter itu," kata Eding.

Setelah berjalan 8 tahun, sejumlah fasilitas umum (fasum) kini sudah tersedia. Satu masjid Jami (untuk Jumatan) dan masjid-masjid lainnya, kini telah berdiri di Dusun Jotang.  

"Saat awal, luas tanah yang dibeli itu dibatasi yakni 10 bata. Dari 10 bata itu, 1,5 bata diserahkan untuk fasum, misalnya jalan. Sekarang kami juga sudah punya masjid. Jadi fasum di sini, hasil gotong royong warga. Alhamdulillah, kami di sini kompak," ujarnya.

Sejak 2014 sampai 2021 ini, Eding memastikan tidak ada warga 'luar' yang tinggal di dusun itu. Kalaupun ada warga baru, itu karena mereka nikah dengan warga Dusun Jotang.  

"Jadi murni warga Jotang atau saudara dari warga di sini. Nggak ada pendatang yang benar-benar pendatang tanpa punya ikatan kekeluargaan," ujar Eding.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut