"Saya harap jamaah Syekh Ali Jaber memberikan doa dari jauh saja," kata Ustaz Yusuf Mansur di RS Yarsi Jakarta, Kamis (14/1/2021).
Kios Anggrek di Purwakarta Dibobol Maling, Puluhan Taman Hias Mahal Amblas
Dia meminta masyarakat dan para jamaah tidak datang ke rumah duka atau ke pemakaman Syekh Ali Jaber tersebut. Hal ini bertujuan untuk menghindari kerumunan sekaligus mencegah penularan virus corona.
Sebelum dibawa ke Ponpes Daarul Quran Cipondoh Tengerang, jenazah Syekh Ali Jaber disemayamkan di rumah duka, Perumahan Komplek Taman Berdikari Sentosa, Pulogadung, Jakarta Timur.
Polisi Tangkap 2 Pembunuh Fathan yang Jasadnya Ditemukan di Bayurkidul Karawang
Seperti diberitakan, umat Islam Indonesia menerima kabar duka, Syekh Ali Jaber, pendakwah asal Madinah, Arab Saudi, meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Cempaka Putih, Jakarta Pusat, hari ini Kamis (14/1/2021). "Syaikh Ali Jaber wafat di RS Yarsi, jam 8.30. Mohon do'anya," tulis Ustad Yusuf Mansyur, Kamis (14/1/2021).
Syekh Ali Jaber sebelumnya memang dirawat di rumah sakit karena terpapar Covid-19. Bahkan dia sempat dipasang alat bantu pernapasan di rumah sakit. Pria yang belasan tahun terakhir mengisi khasanah dakwah Islam di Tanah Air itu kerap tampil menjadi juri pada acara hafiz dan menjadi dai di berbagai stasiun televisi nasional.
Terdakwa Penipuan Berkedok Travel Umrah Dituntut 18 Bulan, Korban Kecewa
Syekh Ali Jaber lahir di Madinah, Arab Saudi 3 Februari 1976. Dia memiliki sorang istri Umi Nadia yang dinikahi pada 2008 dan memiliki anak bernama Hasan. Penulis buku Cahaya dari Madinah ini memiliki empat saudara kandung, yaitu, Muhammad Saleh Jaber, Ahmad Jaber, Anas Jaber, dan Husain Jaber.
Tiga bulan terakhir nama Syekh Ali Jaber menjadi buah bibir warga Jawa Barat setelah dia mengangkat Muhammad Gifari Akbar sebagai anak. Akbar merupakan pemulung yang fotonya sedang membaca Alquran di tepi Jalan Braga viral di media sosial.
Editor: Agus Warsudi