Brutal, Geng Motor Bandung Keroyok Karyawan Kedai Kopi dan Juru Parkir, Pelaku Masih Berkeliaran
Mereka mengeroyok kedua korban secara brutal menggunakan benda tumpul dan senjata tajam itu. Para pelaku terus memukuli korban yang sudah tidak berdaya. Bahkan pelaku menyeret tubuh korban MBA yang pingsan.
Wira Sangga Yudha, kuasa hukum korban HMA dan MB mengatakan, kronologi peristiwa itu bermula saat HMA yang bekerja sebagai karyawan kedai kopi hendak pulang ke tempat kos di kawasan Setiabudi.
Sebelum pulang, dia menjemput MB yang bekerja sebagai juru parkir di sekitar Jalan Gelap Nyawang. Di perjalanan pulang, korban HMA dan MB berhenti di toko kelontong untuk membeli rokok. Setelah membeli rokok dan menghitung uang kembalian, tiba-tiba datang para pelaku.
Tanpa basa basi, para pelaku menganiaya HMA. "Dia (HMA) ditarik dan dipukul kepalanya. Akibatnya, korban tidak sadarkan diri (pingsan)," kata Wira Sangga Yudha kepada wartawan, Rabu (19/4/2023).
Walaupun korban HMA sudah tidak sadarkan diri, ujar Wira Sangga Yudha, para pelaku terus melakukan penganiayaan secara brutal. Setelah menganiaya HMA, para pelaku memukuli MB.