Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ridwan Kamil Usung 11 Program Prioritas Pembangunan Jabar 2022, Ini Perinciannya
Advertisement . Scroll to see content

BOR Jabar Terjun Bebas, Ridwan Kamil: Kini 29 Persen

Senin, 16 Agustus 2021 - 23:21:00 WIB
BOR Jabar Terjun Bebas, Ridwan Kamil: Kini 29 Persen
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat meninjau tingkat keterisian tempat tidur pasien Covid-19 di RS Al Ihsan Baleendah, Kabupaten Bandung. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

"Target kami 400.000 dosis per hari agar Desember beres, dengan catatan jatah vaksin untuk kami 15 juta per bulan bisa dipenuhi oleh Kemenkes," tutur Gubernur Jabar

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi penurunan BOR di Jabar tersebut. "Terima kasih Pak Gubernur. Memang angka-angka di Jabar ini saya lihat spektakuler membaik terus, terutama BOR-nya," kata Luhut. 

Sejak PPKM diterapkan, ujar Luhut, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 maupun kasus aktif pun terus menurun. "Saya kira kondisi di Jawa-Bali terus mengalami perbaikan, kasus terkonfirmasi turun 76 persen, dan kasus aktif turun 53 persen dari puncaknya. Namun kita harus tetap waspada," ujarnya. 

Dalam rakor virtual yang dihadiri gubernur se-Jawa-Bali tersebut, Luhut juga meminta pemerintah daerah memaksimalkan perawatan pasien Covid-19 di tempat isolasi terpusat (isoter) agar lebih tertangani. 

Dia yakin, jika 75 persen pasien isoman bisa dipindahkan ke isoter, maka kasus akan bisa lebih terkendali. "Kalau 75 persen isoman bisa dipindahkan ke isoter itu sudah pasti bisa mengendalikan. Untuk itu, saya minta ini jadi perhatian semua agar isoter dilakukan secara masif," tutur Luhut.

Meski begitu, Luhut mengatakan, saat ini, kematian pasien isoman masih terbilang tinggi, termasuk ibu hamil. Mereka meninggal akibat terpapar Covid-19 varian delta. 

"Terdapat kecenderungan kematian ibu hamil akibat varian delta. Kemarin Pak Presiden sudah berikan arahan agar ada isoter sendiri untuk ibu hamil," ucapnya.

Editor: Agus Warsudi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut